Jual Bata Ringan Non Standart dan Recutting

Bata ringan semakin diminati dengan  permintaan pasar yang meningkat dari tahun ke tahun. Keberadaan bata ringan telah mampu diterima oleh pasar bahkan masyarakat luas baik di perkotaan maupun di pedesaan. Ketersediaan stock yang lebih terjamin, kualitas yang terjaga standarisasinya serta harga yang ekonomis saat ini. Apalagi menjelang musim hujan sebentar lagi, kita tahu jika bata merah konvensional sangat tergantung pada musim atau cuaca dimana bata merah tersebut diproduksi sedangkan produksi bata ringan tidak tergantung dengan perubahan musim atau cuaca.
Permintaan bata ringan juga semakin tinggi dikalangan dunia property perumahan bahkan perumahan bersubsidi sekalipun. Saat ini banyak sekali pengusaha perumahan bersubsidi menggunakan bata ringan dalam proses pengerjaan proyeknya. Pertanyaannya apakah dengan pemakaian bata ringan tidak membuat budget proyeknya menjadi lebih mahal ?
Ternyata bata ringan yang digunakan bukanlah type yang ukuran standart yang umumnya diproduksi oleh pabrikan bata ringan namun menggunakan bata ringan yang merupakan kategori Non Standart atau Recutting yang maksudnya adalah bata ringan dengan ukuran non standart. Ukuran dimensi bata ringan yang standart adalah panjang = 60 cm dan tinggi = 20 cm, nah bata ringan non standart atau re cutting yang banyak digunakan oleh pengusaha perumahan bersubsidi adalah bata ringan dengan ukuran dimensi panjang kurang dari 60 cm yaitu ada yang ukuran panjang 50 cm, 40 cm bahkan 30 cm. Bata ringan non standart atau re cutting adalah bata ringan yang diproduksi sebagaimana mestinya namun dalam setiap produksi pasti terdapat bata ringan yang masuk kategori cacat produksi kemudian dipotong ulang dengan ukuran dibawah panjang 60 cm.
Tentu saja dari segi kualitas tidak berbeda dengan bata ringan ukuran standart hanya saja ukuran panjangnya tidak 60 cm. Keuntungan lainnya jika menggunakan bata ringan non standart atau recutting adalah dari segi harga yang lebih murah dibandingkan dengan bata ringan ukuran standart.
Perumahan bersubsidi yang banyak menggunakan bata ringan non standart tidak hanya yang berlokasi di pulau Jawa saja namun juga diminati serta banyak digunakan pada perumahan bersubsidi diluar pulau Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, Flores dan sebagainya.
Untuk unit produksi bata ringan di luar pulau Jawa masih lah sedikit terutama dari jenis bata ringan type AAC, yang banyak diproduksi diluar pulau Jawa adalah bata ringan type CLC yang banyak dijumpai di Kalimantan dengan merk Excel dan di Sulawesi. Di Pulau Sulawesi bata ringan AAC saat ini ada Kalla Block dan Maccon, namun secara kualitas maupun tampilan bata ringan AAC yang diproduksi di pulau Jawa masih lebih baik atau unggul daripada bata ringan AAC yang diproduksi di luar pulau Jawa. Alasan inilah yang membuat permintaan bata ringan AAC non standart atau Recutting semakin meningkat dari waktu ke waktu. Tentu saja pertimbangan dari segi harga merupakan salah satu yang terpenting.
Hampir semua merk bata ringan AAC yang di produksi di pulau Jawa khususnya yang diproduksi di Jawa Timur  seperti : Citicon, Brix, Falcon, Priority One dan lainnya memiliki stock  bata ringan kelas non standart atau recutting walaupun stocknya terbatas dan tidak dapat ditentukan ketersediaannya.

Pemakaian bata ringan ukuran non standart atau recutting dirasa lebih murah atau setara dengan bata merah konvensional namun memiliki kecepatan dan kepraktisan dalam pemasangannya sehingga lebih mampu memberikan efisiensi biaya material, biaya tenaga kerja dan juga proyek perumahan bersubsidi lebih cepat diselesaikan.

Kisaran harga bata ringan ukuran npn standart atau recutting di pasaran Surabaya, Sidoarjo, Gresik di kisaran Rp. 400.000 - Rp. 450.000/m3, sedangkan harga  bata ringan ukuran standart di kisaran Rp. 700.000/m3. Dari perbandingan tersebut maka dengan menggunakan bata ringan non standart atau recutting mempunya selisih atau efiensi sebesar Rp. 200.000/m3.

Jika dibandingkan dengan bata merah konvensional yang mempunyai harga di kisaran Rp. 580 - Rp. 600.000/pcs, dimana 800 pcs bata merah konvensional setara dengan 1 m3 bata ringan maka perbandingan budgetnya adalah bata merah konvensional = 800 x 600 = Rp. 480.000 jika memakai bata ringan AAC non standart atau recutting = 1 m3 = Rp. 450.000 maka dapat dilihat penggunaan bata ringan non standart atau recutting lebih murah dari pada bata merah monvensional.

Informasi dan pemesanan bata ringan berbagai merk terkenal baik ukuran standart maupun non standart dengan harga yang bersaing dapat menghubungi PT. Tiga Mitra Surabaya sebagai salah satu distributor bata ringan yang jual bata ringan dengan beberapa cabang di kota kota Jawa Timur :

PT. Tiga Mitra Jember
Ruko Sukorejo kavling no. 02
Jl. Kapten Pierre Tendean - Karangrejo - Sumbersari Jember
Telp. (0331) 323400, 082234615557

PT. Tiga Mitra Surabaya
Jl. Raya Klakahrejo, ruko TCBD-TR. 1/11 Kandangan – Benowo – Surabaya 60198
Telp. (031) 51160405, Hp. 081231313222, 087852574222, 085733098111

PT. Tiga Mitra Surabaya Cabang Malang
Jl. Ki Ageng Gribig gang 1 no. 16 Malang
Telp. (0341) 3022290 HP. 082132137447

PT. Tiga Mitra Madiun
Pertokoan Rado Trade  Centre
Jl. Ring Road Barat Blok RA no. 26 Madiun
Telp. (0351) 4773060, 085807498222, 085807498333

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *